Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mesti terpenuhi..Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.. Karena kau menghampirinya saat hati lapar dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian..
Ada dua tipe sabahat yaitu :
tipe sahabat palsu
. Sahabat yang tamak,
Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan
pekerjaan karena takut, dan ia hanya ingat kepentingannya sendiri.
· Sahabat yang besar
mulut,
Ciri-ciri
sahabat yang besar mulut: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan
hal-hal lampau, atau hal-hal
mendatang; ia berusaha mendapatkan
simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia
menyatakan tidak
sanggup.
· Sahabat penjilat,
Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, ia pun tidak menganjurkan hal-hal yang
benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.
· Sahabat pemboros.
Ciri-ciri
sahabat pemboros: ia menjadi kawanmu jika engkau gemar pesta pora,
senang berkeliaran di jalan
pada waktu yang tidak pantas, senang
mengejar tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar
berjudi.
tipe sahabat sejati
î Sahabat penolong,Ciri-ciri sahabat penolong: ia menjaga dirimu dan milikmu sewaktu engkau lengah, ia melindungimu sewaktu engkau ketakutan, dan ia membantu lebih dari yang kau perlukanî Sahabat pada waktu senang dan susah,Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah: ia menceritakan rahasianya kepadamu, ia menjaga segala rahasia dirimu, ia tidak meninggalkanmu saat engkau kesulitan, dan ia bahkan rela berkorban hidup bagi dirimu.î Sahabat yang memberi nasehat baik,Ciri-ciri sahabat yang memberi nasehat baik: ia mencegah engkau berbuat jahat, ia menganjurkan engkau berbuat benar, ia memberitahukan kebenaran yang belum pernah engkau dengar, dan ia menunjukkan engkau jalan yang benar.î Sahabat yang bersimpati.Ciri-ciri sahabat yang bersimpati: ia tidak bergembira atas kesusahanmu, ia turut senang atas kebahagiaanmu, ia mencegah orang lain menjelekkan dirimu, dan ia membenarkan orang yang memuji dirimu.






